SERUNYA IKUTI KEGIATAN EKSPEDISI INDONESIA HEBAT 2019

Foto bersama seluruh peserta

Ekspedisi Indonesia Hebat 2019 merupakan perwujudan dari Nawacita Bangsa Indonesia yang ingin kembali membangkitkan maritim di Indonesia serta memajukan kualitas kelautan dan pengembangan wilayah pesisir. Tujuan dari program ini adalah untuk mengembangkan potensi desa di Indonesia. Program ini ditujukan untuk pemuda Indonesia yang siap berkontribusi bagi ibu pertiwi dengan rentang usia 16-30 tahun. Fokus pengembangan potensi di wilayah desa seperti: pengembangan pendidikan, ekonomi kreatif, lingkungan dan sosial, kesehatan, serta teknologi terbarukan.

Untuk mengikuti kegiatan ini, dilalui dengan tahap awal yaitu seleksi berkas dan administrasi. Peserta mengisi formulir yang telah disediakan di website IYCMS (Indonesia Youth Changes Maker Society). Selanjutnya, tahap seleksi wawancara secara online.

Niluh Tantri kelas XI IPS 1 dari SMAN Taruna Nala Jawa Timur berhasil lolos pada tahapan seleksi, sehingga berhak mengikuti kegiatan tersebut tanggal 25 Oktober sd 2 November 2019 di Gili Asahan, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Peserta terpilih sejumlah 22 orang dari seluruh Indonesia, yang terdiri dari pelajar SMA, Mahasiswa, dan Umum.

Adapun kegiatan yang diikuti dalam Program Ekspedisi Indonesia Hebat ini adalah sebagai berikut :

  • Pendidikan kemaritiman
  • Pendidikan zero waste
  • Penanaman terumbu karang
  • Coastal cleaning
  • Sharing withAsahan
  • Belajar Bahasa Sasak dan memasak makanan khas Lombok.

“Saya sebagai perwakilan dari SMAN Taruna Nala Jawa Timur merasa senang dan beruntung dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Karena melalui kegiatan ini, saya dapat mengembangkan potensi diri saya, dan ikut serta dalam upaya memajukan Bangsa Indonesia. Saya juga dapat mengetahui potensi lokal dan keadaan sosial budaya yang ada di daerah Lombok. Saya berharap, kedepannya peserta didik SMAN Taruna Nala Jawa Timur dapat mengikuti kegiatan sosial semacam ini, untuk pengembangan diri dan membawa nama baik sekolah di tingkat Nasional maupun Internasional” ungkap Niluh Tantri. (by : humas).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *